Share

Rabu, 01 Juni 2011

BERFIKIR POSITIF

Saya membaca kisah yang sangat inspiratif bagi saya, sebagai recharge disaat feeling litle down or lelah .. :-)
Kisah seorang wanita muda, yang mempunyai kemampuan untuk berkonsentrasi pada sesuatu yang ingin dilakukan dan diinginkannya. 
Kekuatan konsentrasinya itu membuat ia TAK mau membiarkan hal-hal negatif ( atau paling tidak meminimalkan hal-hal negatif baik dari luar atau dari dalam dirinya sendiri ) memporakporandakan rencananya.
 
Beberapa saat lalu, wanita muda ini berlibur bersama temannya keluar kota. Sampai di bandara yang dituju, ternyata salah satu barang bawaannya tidak ditemukan. 
Apa yang dia lakukan ? PAnik ? Marah-marah ? Menyalahkan petugas karena lalai ? TIDAK !
Dengan tenang ia mendatangi petugas bandara Lost and Found.
Petugas itu bukanlah seorang yang ramah, ia mewancarai wanita itu tanpa senyum dan mengisi beberapa formulir.
Usai mengurus laporan kehilangan barang bawaannya yang bernilai ribuan dollar, wanita itu bergumam " Besok pasti ada " lalu ia bersama temannya keluar mencari taksi untuk memulai liburan TANPA wajah bersungut dan hati yang kesal . Wanita itu yakin barang hilangnya akan ketemu esok hari, dan benar terjadi.. esok harinya ia menerima apa yang diyakininya tersebut.

DAri bandara, wanita itu dan temannya menuju hotel tempat mereka menginap. Tiba di lobi hotel ia bertanya pada temannya apakah mempunyai uang kecil untuk diberikan kepada petugas berumur yang membawa koper mereka yang banyak dan berat  Temannya menggeleng. Kemudian ia berjalan ke meja concierge ( Pengawas pintu ) untuk menukar uang. Ia tidak malu dengan anggapan orang yang mungkin menganggap ia bodoh, atau melecehkan karena menilai ia salah tempat menukar uang di concierge..
Dan ia mendapatkan apa yang diinginkannya, uang kecil untuk bapak petugas pembawa barang .. :-)

Usai menyimpan barang-barang, mereka keluar hotel dan menyetop taksi untuk pergi ke toko es krim. Wanita itu masuk kedalam taksi, menyapa supir taksi dengan suara kegembiraan yang sama seperti ia menyapa teman-temannya. Kemudian mengobrol dengan pak supir dari soal anak sampai tempat bakmi paling enak di kota itu.
Ia bersikap apa adanya, TIDAk berfikir negatif saat mengajak atau memancing pembicaraan dengan pak supir, tidak takut barangkali pak supir nda mau ngobrol, bagaimana jika pak supir nyuekin, atau malah sebaliknya bagaimana jika pak supir bawel banget. Karena wanita itu berfikir kalau toh pada akhirnya merasa terganggu ia tinggal bilang merasa terganggu dengan pembicaraan pak supir.
 
Karena wanita itu memilih untuk tidak membiarkan hal negatif mengganggunya, maka ia  mendapatkan kembali barangnya yang hilang, mendapat info tempat bakmi yang paling enak dan mendapatkan pula uang kecil seperti harapannya.
Menurutnya Hidup ada senang ada susah. setelah susah ada senang. dijalani saja.

Tidak khawatir untuk merasa salah, dan mau menerima kekalahan..
 Pasti kita sudah sering membaca ayat 

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5)

Ayat ini pun diulang setelah itu,
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 6).

Al Hasan Al Bashri mengatakan bahwa ketika turun surat Alam Nasyroh ayat 5-6, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,  “Kabarkanlah bahwa akan datang pada kalian kemudahan. Karena Satu kesulitan tidak mungkin mengalahkan dua kemudahan.”

Kita sering mendengar ayat ini, namun kadang hati ini lalai, sehingga tidak betul-betul merenungkannya.
Padahal jika ayat tersebut betul-betul direnungkan sungguh luar biasa faedah yang dapat kita petik.  Berbagai kesempitan akan terasa ringan dan semakin mudah kita pikul.



Saya sungguh senang membaca kisah wanita ini, membaca kisahnya saja sudah menularkan hal positif pada diri saya, apalagi kalau berhadapan langsung ya ? Getar positif dari pikiran dan sikapnya, walau tidak terlihat, pasti akan memberikan aksi positif pula pada lingkungan sekitarnya.

Mengingatkan saya pada pada Bukhari, Muslim, Tirmidhi dan Ibn Majah, diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a: Rasulullah s.a.w bersabda: “Allah s.w.t berfirman: Aku adalah berdasarkan kepada sangkaan hambaKu terhadapKu"
Maka benarlah bahwa semua terjadi seperti apa yang diyakini,
 
 
 
 
Sumber : KOmpas minggu,29mei2011
 

0 komentar:

Poskan Komentar