Share

Minggu, 29 Mei 2011

KENAPA KITA BERIBADAH ?

Kenapa kita sering merasa sholat lima waktu hanya sebagai peruntuh kewajiban ? Kenapa kita sering merasa jika ibadah tidak kita laksanakan maka kita akan berdosa dan akan masuk neraka ? Kita sering merasa ibadah merupakan kepentingan Allah, bukan kepentingan kita. Hingga kita merasa terpaksa melakukannya, hanya sambil lalu, tidak berusaha meresapi. Dan kita pun tidak bisa merasakan nikmat yang terkandung dalam ibadah tersebut.
Padahal ibadah adalah aktifitas yang menghasilkan kebahagiaan bagi yang menjalaninya.

Sebetulnya Apakah ibadah itu ? 
Ibadah adalah segala aktifitas kehidupan yang orientasinya ditujukan pada Allah. 
Lalu Bagaimanakah Bentuk ibadah ? 
bentuknya bisa apa saja, selama berorientasi untuk memperoleh ridlo Allah, maka disebut ibadah. Jadi bukan hanya ibadah khusus seperti shalat, puasa , zakat dan haji. 
Makan, bekerja, berumah tangga, belajar, olahraga, sampai tidur pun bisa bernilai ibadah, selama tidak lepas dari ucapan Basmallah dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah dan mengikhlaskan ketaatan pada Nya.

Siapa yang membutuhkan ibadah ? 
Manusia yang membutuhkan ibadah, bukan Allah.
Manusia diperintahkan beribadah untuk kepentingan dirinya sendiri. Agar tidak gelisah dalam hidupnya. 
Agar tercukupi kebutuhan-kebutuhan yang akan membuat bahagia lahir batin.
Kita kan memperolah rasa tenteram, damai dan bahagia,
Jauh dari rasa khawatir, takut dan gelisah.
Kenapa ?
Karena mempunyai tempat bersandar yang Maha Kuat dan Maha Kokoh. Yang selalu mendampingi disetiap masalah yang dihadapi.Sehingga mampu menghasilkan solusi yang menentramkan dan membahagiakan semua pihak.
Karena mempunyai tempat curhat yang Maha Pintar, Maha Bijak, Maha Perkasa.
Semakin sering seseorang beribadah, semakin dekat ia pada Sumber Kekuatan tersebut,.
Maka ia makin kuat, Karena mempunya "backing" yang Maha Hebat

Q.S. Yunus (10) : 106

وَلَا تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ

"Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian) itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang dzalim."

Semoga bermanfaat.
Aamin Yaa 'Aliim




Sumber :
Tahajud siang hari, Dzuhur Malam Hari_Agus Mustofa

0 komentar:

Poskan Komentar